MI Ma’had Al Zaytun kembali menghadirkan kegiatan edukatif bertajuk Fun Colorful Days (FCD), sebuah ajang pembelajaran yang dikemas dalam suasana kompetisi yang menyenangkan, kreatif, dan bermakna. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi pelajar untuk menampilkan potensi diri, mengembangkan bakat, serta membangun karakter melalui pengalaman belajar yang utuh dan berimbang.
Menurut Ketua Panitia FCD, Ustadz Ajran Auyaghlib, S.P., Fun Colorful Days bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari proses pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai manusia seutuhnya. Dengan pendekatan L-STEAMS (Law, Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics, and Spiritual), FCD dirancang tidak hanyuntuk mengasah kemampuan akademik, tetapi juga literasi berpikir, berkomunikasi, berekspresi, serta pembentukan akhlak dan nilai moral.
Ragam Kegiatan dan Teknis Pelaksanaan
Kegiatan FCD meliputi tiga rumpun utama, yaitu olahraga, akademik, dan kesenian.
Pada cabang olahraga, pelajar mengikuti futsal, atletik, basket, voli, dan senam. Seluruh pertandingan dilaksanakan dengan sistem yang menekankan sportivitas, kerja sama tim, disiplin, dan pembinaan kesehatan jasmani. Nilai kebersamaan dan semangat fair play menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas.
Di bidang akademik, FCD menghadirkan lomba cerdas cermat, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) dan Musabaqoh Hifzil Qur'an (MHQ), serta mewarnai dan kaligrafi. Kegiatan ini dirancang untuk menguji pengetahuan, pemahaman, sekaligus kreativitas pelajar. MTQ dan MHQ menanamkan nilai spiritual dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sementara cerdas cermat memperkuat literasi, wawasan, dan kecepatan berpikir.
Sementara itu, kesenian menjadi ruang ekspresi pelajar melalui vokal, seni tari, pidato, dan drama. Penampilan dilakukan secara individu maupun kelompok, dengan penilaian meliputi ekspresi, kreativitas, pesan yang disampaikan, serta keberanian tampil di hadapan publik.
Makna Filosofis Kependidikan
Secara filosofis, Fun Colorful Days memandang peserta didik sebagai subjek pendidikan yang berkembang secara intelektual, emosional, spiritual, dan fisik. FCD sejalan dengan pandangan pendidikan MI Ma’had Al Zaytun bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman, kebersamaan, dan nilai kehidupan. Pendekatan L-STEAMS memastikan keseimbangan antara logika, kreativitas, serta moral dan spiritualitas pelajar.

Melalui kegiatan FCD, pelajar diharapkan tumbuh dengan sikap sportivitas, kejujuran, kerja sama, toleransi, percaya diri, disiplin, tanggung jawab, serta memiliki nilai spiritual yang kuat. Nilai-nilai ini menjadi fondasi karakter yang penting bagi kehidupan pelajar di masa depan.
Proses Pembimbingan Pelajar
Pembimbingan pelajar dalam FCD dilakukan secara terencana. Pelajar berlatih sesuai cabang lomba yang diikuti, dengan guru berperan sebagai fasilitator dan motivator. Guru juga memperhatikan minat, bakat, serta karakter setiap pelajar. Pendekatan L-STEAMS digunakan agar pelajar terbiasa berpikir kritis, bekerja sama, berkreasi, dan tetap berakhlak dalam setiap prosesnya.
Kesan Guru dan Pelajar
Para guru pembimbing menilai FCD sebagai sarana yang efektif dalam pengembangan karakter. Pelajar terlihat lebih aktif, percaya diri, dan berani mencoba hal baru. Potensi non-akademik yang selama ini tersembunyi pun mulai terlihat dan berkembang.
Sementara itu, para pelajar merasakan FCD sebagai kegiatan yang menyenangkan dan bermakna. Mereka merasa dihargai, dapat menyalurkan bakat dan minat, serta belajar tentang kerja sama dan kebersamaan dalam tim.
Melalui Fun Colorful Days, MI Ma’had Al Zaytun menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang holistik—pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menumbuhkan karakter, kreativitas, dan spiritualitas. Sebuah langkah nyata dalam menanam kesadaran dan menumbuhkan kemanusiaan sejak usia dini.
Oleh: Mochamad Iqbal Aulia, S.Sos. Kepala MI Ma'had Al Zaytun




Tidak ada komentar:
Posting Komentar